Senin, 24 Februari 2014

Dia yang ingin sukses meskipun tanpa aku


DAlihnya itu,
membuatku seperti ini...

Dia
ngga peduli dengan air mataku,
yang tak bisa berhenti menetes ini...

Dia
hanya peduli dengan rencananya itu...

Rencana untuk masa depannya,
memang, bukan hanya aku yang dikorbankannya
tapi pekerjaanya dan juga dia rela membohongi dirinya, begitu katanya

tapi,

aku

ngga

ada

aku ngga ada dalam daftar masa depannya

aku bukan bagian dari rencananya.



aku ditinggalkan bukan karena seseorang yang lain

tapi, seharusnya aku bisa

menerima ini semua


Sama seperti halnya dia yang ngga bisa kupaksa,

aku

juga

sulit untuk dipaksa untuk berhenti menitikkan air mata ini,

aku ngga bisa ngendali'in ini,

tolong jangan paksa aku untuk melumpuhkan ini,


Sebenernya aku hanya ingin menghentikan semua kesedihan ini,
aku sudah mencobanya
tapi
aku ngga bisa

jangan paksa aku seperti itu lagi
aku ngga bisa!

Dia hanya ngga tau
bagaimana rasanya jadi aku

Dia ngga tau kalo "cara" untuk mencapai tujuan baiknya itu,
ternyata menyayat hati ini